Dining Bersama Yosi Warsa

Click here to edit subtitle

Home

Penyebab Kegagalan dalam Bisnis Restoran Menurut YOSI WARSA, Chef & Food Consultant 

New York City adalah kota yang laris dikunjungi oleh turis dari seluruh dunia. Bukan saja terkenal dengan Times Square, Central Park ataupun jembatan Brooklyn yang menghubungkan kota Manhattan dan Brooklyn, namun New York adalah gudang dari segala trend. Mulai dari musik, film, fashion, arsitektur, New York punya segalanya! Tapi sebagai seorang Chef profesional dan food consultant, menurut saya kota New York adalah pusat food trend. Banyak Chef terkenal mulai membangun karir mereka di kota New York. Berbagai macam Restoran pun ada di kota New York. Ada jenis makanan etnik dari China hingga makanan Eropa bertaraf fine dining. Tentu saja tidak mudah bagi seorang pemilik restoran membuka bisnis di kota besar seperti New York. Banyak kompetisi dan tentunya membutuhkan biaya yang cukup besar.


Selama berkarir cukup lama di kota New York ini, saya melihat banyak sekali restoran-restoran baru yang muncul dan kemudian tutup lagi. Menurut sumber yang ada, 80% dari restoran yang di buka, memiliki potensial untuk gulung tikar dalam waktu lima tahun*. Nah pertanyaannya, apa faktor penyebab sebuah restoran gagal dalam bisnis nya? Banyak sekali penjelasan yang bisa kita berikan sebagai alasan sebuah bisnis restoran tutup. Tapi beberapa faktor utama yang menyebabkan restoran mengalami kebangkrutan adalah kurangnya kapital, kurangnya manajemen biaya dan faktor terakhir adalah kurangnya konsistensi dalam penyajian makanan dan pelayanan kepada pelanggan.


Faktor pertama bisnis restoran mengalami kemunduran disebabkan karena kurangnya kapital. Jenis kapital yang saya maksudkan seperti uang, alat-alat dapur, bahan makanan, interior design untuk restoran, hingga staff dan lain-lainnnya. Banyak pemilik restoran tidak di bekali pengetahuan atau informasi yang cukup dalam mengelola kapital mereka. Terkadang, pemilik restoran berinvestasi pada bisnis restoran karena ini salah satu investasi yang memang cukup menguntungkan. Untuk kota New York sendiri, walaupun persentase kegagalan dalam membuka bisnis restoran (berdasarkan data) adalah 80%, tetap saja bertumbuh restoran-restoran baru lainnya yang ingin berkompetisi. Namun sebelum memikirkan keuntungan yang menggiurkan, sebaiknya seorang pemilik restoran yang benar terlebih dahulu memiliki kapital berupa modal uang atau kredit yang kuat dalam membuka dan menjalankan restorannya. Modal ini bisa di perolah dari tabungan anda sendiri, pinjaman bank ataupun investasi dari teman atau keluarga anda kepada usaha bisnis restoran anda.

Setelah itu, pemilik restoran pun harus memiliki pengetahuan mengenai cara mengatur kapital. Inilah faktor kedua yang sering menjadi penyebab kegagalan, bukan saja pada bisnis restoran tapi juga bagi bisnis apa pun. Mengatur modal, pendapatan dan pengeluarannya sangatlah penting. Jika anda ingin membuka restoran namun tidak memiliki pengetahuan untuk mengatur modal, anda pun bisa menyewa jasa profesional yang dapat memberikan info lebih bagus untuk mengatur modal usaha anda. Menyewa jasa profesional juga perlu saat anda ingin mengevaluasi prospek bisnis restoran anda. Pengeluaran yang berlebihan bisa di potong dan modal anda bisa difokuskan pada hal-hal tentu yang membawa kemajuan pada bisnis anda.

Faktor terakhir penyebab kegagalan sebuah bisnis restoran adalah kurangnya konsistensi dalam pelayanan menu makanan dan pelayanan terhadap pelanggan restoran. Hal yang sering terjadi pada sebuah restoran adalah pelayanan kepada pelanggan sering tidak stabil bahkan memburuk. Sebagai seorang Chef dan Food Consultant, saya selalu menekankan kepada pelanggan atau klien saya kalau konsistensi makanan dan pelayanan harus selalu yang terbaik. Jangan hanya menyuguhkan pelayanan yang bagus saat bisnis restoran baru mulai, Jangan mengurangi kualitas makanan kita dan memotong staff anda karena tergiur dengan keuntungan yang cepat. Ini dapat mengakibatkan restoran anda tidak akan mengalami kemajuan dan tentunya tidak akan bertahan lama. Yang di butuhkan seorang pelanggan restoran adalah makanan dan pelayanan yang kualitas nya sama hari kemarin, hari ini begitu juga hari esok. Pelanggan yang setia merupakan aset yang luar biasa bagi bisnis restoran anda. Bukan saja pelanggan anda akan kembali lagi menikmati makanan di restoran anda, namun pelanggan setia adalah alat yang terbaik untuk mengiklankan bisnis restoran anda kepada masyarakat umum lainnya. Karena kemungkinan besar pelanggan tersebut akan mengikat teman atau keluarga mereka lainnya, yang tentunya berpotensial menjadi pelanggan di restoran anda.  


Bagi teman-teman yang tertarik untuk membuka bisnis restoran, memiliki modal saja tidak cukup. Informasi dan pengetahuan mengenai manajemen bisnis restoran sangat diperlukan. Beberapa cara bisa di perolah untuk mendapatkan modal untuk memulai bisnis restoran anda. Kapital atau modal bisa di perolah melalui tabungan anda sendiri, pinjaman bank dan investasi dari teman atau keluarga yang juga tertarik akan bisnis restoran anda. Jika teman-teman punya pertanyaan mengenai bisnis restoran atau makanan pada umumnya, silahkan kirimkan pertanyaan kalian ke [email protected].


Salam Sukses,

Yosi Warsa

Chef / Food Consultant.